Bagikan:

HIMMAH ONLINE, Kampus Terpadu – Jumlah pendaftar mahasiswa/i baru Universitas Islam Indonesia (UII) tahun akademik 2015/2016 meningkat. Terhitung ada sebanyak 27.654 pendaftar di tahun ini, artinya terjadi peningkatan sebesar 5,36% dibanding pendaftar tahun sebelumnya yang berjumlah 26.248 pendaftar. Namun, dari 27.654 pendaftar tersebut, hanya 5.386 calon mahasiswa yang UII terima dan sudah melakukan registrasi akhir. Jumlah tersebut menurun dari tahun sebelumnya yaitu sebanyak 6.649 mahasiswa.

Dalam kuliah perdana Jumat, 14 Agustus 2015, Ilya Fajar Maharika selaku Wakil Rektor I di bidang akademik menyampaikan bahwa dengan jumlah pendaftar yang senantiasa mengalami peningkatan tersebut, berarti menunjukkan semakin kuatnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan UII. Hal ini juga menunjukkan semakin ketatnya proses seleksi mahasiswa baru di UII.

Di samping itu, Abdul Jamil selaku wakil rektor III yang mengurusi bidang kemahasiswaan menanggapi penurunan jumlah mahasiswa baru adalah sebagai upaya penekanan dan pembatasan calon mahasiswa guna mengimbangi fasilitas kampus, karena fasilitas yang ada di kampus UII idealnya hanya mampu menampung kisaran 5000-an mahasiswa. Adapun lonjakan jumlah mahasiswa yang diterima di tahun kemarin karena masih mengikuti sistem yang berlaku pada periode rektorat sebelumnya.

Sistem yang sekarang merupakan hasil evaluasi dari tahun sebelumnya. Jamil mencontohkan, jika tahun lalu pendaftar yang mengikuti tes masuk UII di luar kota tidak diberikan jangka waktu maksimal untuk melakukan registrasi akhir, maka tahun ini UII membatasi waktu untuk registrasi akhir pendaftar yang lolos tes diluar kota yaitu satu bulan, dan jika lebih dari waktu yang ditentukan maka calon mahasiswa baru tersebut dinyatakan mengundurkan diri.

“Kita itu bukan universitas yang hanya mencari keuntungan. Tapi kita bertanggung jawab untuk mendidik. Bagaimana bisa mendidik dengan baik jika fasilitasnya sendiri belum mencukupi?” tegas Jamil.

Adapan beberapa program studi (prodi) yang mengalami peningkatan jumlah mahasiswa baru tertinggi di antara prodi lainnya pada tahun ini yaitu Prodi Pendidikan Kimia sebesar 450%, Prodi Ilmu Komunikasi sebesar 349.09% dan Prodi D3 Akuntansi sebesar 150%.

Menanggapi melonjaknya jumlah mahasiswa baru prodi Ilmu Komunikasi, Muzayin Nazarudin selaku Ketua prodi (Kaprodi) Ilmu Komunikasi menuturkan bahwa Akreditasi A yang diraih prodi Ilmu Komunikasi menjadi faktor utama meningkatnya jumlah pendaftar. Kami juga sudah mengantisipasi melonjaknya jumlah mahasiswa baru tahun ini dengan menambah dosen baru, menyiapkan kurikulum baru serta membatasi mahasiswa dengan skor yang tinggi saat tes.

“Kuota awalnya 150 (mahasiswa baru-red). Kita memperkirakan sampai 200 dan termasuk kelasnya sudah kita siapkan 4 kelas” ungkap Muzayin. (Nurcholis Ma’arif)

Bagikan: