<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>.: LPM HIMMAH UII :.</title>
	<atom:link href="http://lpmhimmahuii.org/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lpmhimmahuii.org</link>
	<description>Forum Iman Ilmu Amal</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 May 2012 11:09:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Sukamto: Akan Kami Koordinasikan</title>
		<link>http://lpmhimmahuii.org/?p=473</link>
		<comments>http://lpmhimmahuii.org/?p=473#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 May 2012 20:56:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>janker</dc:creator>
				<category><![CDATA[Flash News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lpmhimmahuii.org/?p=473</guid>
		<description><![CDATA[“Bubarkan FPI, MMI dan ormas anarkis sejenisnya,” tegas Bachtiar. Oleh: Bethriq Kindy Arrazy Himmah Online, Aksi orasi yang dilakukan oleh beberapa perwakilan elemen masyarakat. Kembali dilanjutkan aksi long march menuju Kepatihan. Perjalanan dilakukan dengan melawan arus lalu lintas dan memakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>“Bubarkan FPI, MMI dan ormas anarkis sejenisnya,” tegas Bachtiar.</em></p>
<p><strong>Oleh</strong><strong>:</strong><strong> Bethriq Kindy Arrazy</strong></p>
<p><strong><em>Himmah</em></strong><strong><em> </em></strong><strong><em>Online</em></strong><strong><em>,</em></strong><strong> </strong>Aksi orasi yang dilakukan oleh beberapa perwakilan elemen masyarakat. Kembali dilanjutkan aksi <em>long march </em>menuju Kepatihan. Perjalanan dilakukan dengan melawan arus lalu lintas dan memakan setengah jalan Malioboro dengan kawalan aparat Polresta Yogyakarta dan Banser Yogyakarta, untuk menyampaikan aspirasinya kepada Sultan Hamengkubuwono X selaku kepala pemerintahan kota Yogyakarta.</p>
<p>Sesampai di Kepatihan, massa Gerakan Rakyat Yogyakarta Anti Kekerasan (Gerayak) disambut langsung oleh Sukamto, Kepala Satpol PP Propinsi DIY. Dalam orasi yang disampaikan Sukamto, ia menegaskan,“kekerasan tidak boleh hidup di bumi nusantara, terutama di bumi mataram dan siapapun yang melakukan kekerasan harus dimusnahkan!”</p>
<p>Dilanjutkan dengan penyampaian aspirasi oleh perwakilan massa Gerayak. Bachtiar, mewakili seniman Yogyakarta menyampaikan argumentasinya bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY, harus menindak tegas pelaku tindak kekerasan di kota Yogyakarta, “Bubarkan FPI, MMI dan ormas anarkis sejenisnya,” tegas Bachtiar.</p>
<p>Tidak ketinggalan, Ayu perwakilan civitas <em>Center for Religious and Cross-Cultural Studies</em>(CRCS) Universitas Gadjah Mada, turut menyampaikan aspirasinya. Bahwa intimidasi sudah mulai merasuki ruang akademis yang seharusnya mampu bersifat independen dan terbuka atas gagasan keilmuan.</p>
<p>“Apakah Pemerintah Provinsi Yogyakarta, berani mengganti rugi, dengan kembali melaksanakan diskusi bersama Irshad Manji,” celetuk salah seorang massa Gerayak.</p>
<p>Menanggapi banyaknya aspirasi yang dilayangkannya, Sukamto kembali menjelaskan bahwa akan memfasilitasi pembinaan kepada ormas-ormas anarkis. Namun bila sampai hal pembubaran ormas,  itu merupakan kewenangan Pemerintah Pusat, “Iya setelah ini akan kami koordinasikan dengan pimpinan provinsi,” ujarnya.</p>
<p>Selesai berdialog dengan Sukamto yang mewakili Pemprov DIY, peserta aksi kembali ke titik nol, mendengarkan orasi dari Koordinator Forum Persaudaraan Umat Beriman (FPUB), Kyai Haji Muhaimin yang juga pengasuh Pondok Pesantren Nurul UmahatYogyakarta, yang sekaligus memimpin doa untuk menutup aksi ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lpmhimmahuii.org/?feed=rss2&#038;p=473</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gerayak Kecam Ormas Anarkis</title>
		<link>http://lpmhimmahuii.org/?p=470</link>
		<comments>http://lpmhimmahuii.org/?p=470#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 May 2012 20:55:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>janker</dc:creator>
				<category><![CDATA[Flash News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lpmhimmahuii.org/?p=470</guid>
		<description><![CDATA[Ditengah aksi anakisme mengatasnamakan agama di bumi Mataram, Gerayak lahir dengan misi perdamaian untuk keberagaman suku dan agama. &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; Oleh: Bethriq Kindy Arrazy Himmah Online,  Dua hari pascapembubaran paksa diskusi bersama Irshad Manjidi Gedung Sekolah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Ditengah aksi anakisme mengatasnamakan agama di bumi Mataram, Gerayak lahir dengan misi perdamaian untuk keberagaman suku dan agama.</em></p>
<p><a href="http://lpmhimmahuii.org/?attachment_id=465" rel="attachment wp-att-465"><img class="alignleft size-medium wp-image-465" title="DSC_0220" src="http://lpmhimmahuii.org/wp-content/uploads/2012/05/DSC_0220-300x198.jpg" alt="" width="300" height="198" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Oleh</strong><strong>: </strong><strong>Bethriq Kindy Arrazy</strong></p>
<p><strong><em>Himmah</em></strong><strong><em> </em></strong><strong><em>Online</em></strong><strong><em>,</em></strong><strong>  </strong>Dua hari pascapembubaran paksa diskusi bersama Irshad Manjidi Gedung Sekolah Pascasarjana UGM, beserta tindakan anarkisdi Lembaga Kajian Islam dan Sosial (LKiS) oleh Majelis Mujahiddin Indonesia (MMI).Hari Jumat, tepat pukul 14.30 WIB (11/9/2012).Massa dari berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Yogyakarta Antikekerasan (Gerayak), melakukan aksi damai di kawasan titik nol kilometer Yogyakarta.</p>
<p>Menurut pengamatan <strong>Himmah Online, </strong>massa Gerayak dengan jumlah, lebih dari 200 orang ini terdiri dari berbagai macam latar belakang organisasi. SepertiNU Yogyakarta, PMII Yogyakarta, GMNI Yogyakarta, Sekber Keistimewaan DIY, Jaringan Perempuan Yogyakarta (JPY), Aji Damai, Syarikat Indonesia, FS KMMJ, FAM-J, Gusdurian dan Forum LSM Yogyakarta.</p>
<p>MuhammadImam Aziz, Koordinator Umum Gerayak, mengawali orasi dengan menyayangkan peran negara yang terkesan lemah dan telat dalam merespon aksi anarkis. Selain itu, menurut Aziz yang juga Ketua Pimpinan Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), juga mengecam lembaga keamanan yang terkesan memberikan peluang tindak anarkis di ruang demokrasi. “Mereka yang melakukan anarkis adalah orang-orang yang tidak bertanggung jawab!” teriaknya dalam orasi.</p>
<p>Budayawan Landung Simatupang, dalam orasinya mengatakan bahwa kekerasan dalam bentuk apapun dan dengan alasan apapun tidak dibenarkan. “Itu sudah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM)untuk bebas berpendapat dan berpikir yang dilindungi Undang-undang Dasar,” ucapnya.</p>
<p>Ani yang mewakili mahasiswa <em>Center for Religious and Cross-Cultural Studies </em>(CRCS) Universitas Gadjah Mada, turut angkat bicara atas dibatalkannya diskusi dengan tokoh feminis yang mengusung gagasan reformasi Islam di gedung pascasarjana UGM. Menurutnya instansi pendidikan sebesar UGM telah dipimpin oleh preman, yang tidak seharusnya ruang akademis terintervensi oleh kepentingan yang berbau anarkis. “UGM harusnya mampu bersikap netral dan terbuka,” ungkap Ani.</p>
<p>Selain itu di sekitar lokasi aksi orasi, tampak terlihat pita hijau yang melingkar pada lengan masing-masing massa yang mengikuti aksi damai ini. Aktivitas ini bentuk keprihatinan massa terhadap kota Yogyakarta, yang selama ini dikenal sebagai kota yang mengedepankan toleransi suku dan beragama. Tercemar oleh anarkisme yang dilakukan oleh kelompok islam garis keras.</p>
<p>Aksi damai yang digelar di tengah-tengah simpang empat Kantor Pos Besar Yogyakarta itu tidak membuat arus lalu lintas macet. Ini diantisipasi oleh hadirnya puluhan aparat Polresta Yogyakarta yang mengatur dan mengarahkan beberapa kendaraan roda empat dari arah utara Jl Malioboro untuk berbelok melewati Jalan Reksobayan, Ngupasan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lpmhimmahuii.org/?feed=rss2&#038;p=470</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gerakan May Day Tuntut Hapuskan Sistem Outsouching</title>
		<link>http://lpmhimmahuii.org/?p=466</link>
		<comments>http://lpmhimmahuii.org/?p=466#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 May 2012 20:47:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>janker</dc:creator>
				<category><![CDATA[Flash News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lpmhimmahuii.org/?p=466</guid>
		<description><![CDATA[“Revolusi! Naikkan upah buruh! Tolak outsourcing!” Oleh: Ahmad Satria Budiman dan Dyah Ayu Ariestyasiwi &#160; Himmah Online, Seperti tahun-tahun sebelumnya, tanggal 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional selalu diperingati dengan aksi unjuk rasa. Begitu juga di Kota Yogyakarta, tepatnya di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>“Revolusi! Naikkan upah buruh! Tolak </em>outsourcing<em>!”</em></p>
<p><strong>Oleh: Ahmad Satria Budiman dan Dyah Ayu Ariestya</strong><strong>siwi</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><em>Himmah</em></strong><strong><em> </em></strong><strong><em>Online</em></strong><strong><em>, </em></strong>Seperti tahun-tahun sebelumnya, tanggal 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional selalu diperingati dengan aksi unjuk rasa. Begitu juga di Kota Yogyakarta, tepatnya di kawasan Nol Kilometer. Peringatan <em>May Day</em> kali ini diikuti oleh masyarakat buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN), Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Aliansi Rakyat Indonesia Tertindas (ARIT), dan Perhimpunan Solidaritas Buruh. Selain itu, aksi juga diramaikan oleh mahasiswa, antara lain perwakilan dari basis-basis di tiap universitas, seperti dari UGM, UNY, UAD, dan UIN Sunan Kalijaga. Beberapa ormas juga ikut meramaikan aksi, seperi dari Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI), Front Mahasiswa Nasional (FMN), dan Front Perjuangan Rakyat (FPR).</p>
<p>Aksi dimulai sejak pukul 09.00 WIB. Massa berjalan perlahan dari Halaman Parkir Abu Bakar Ali melintasi Jalan Malioboro ke kawasan Nol Kilometer. Selama berjalan, massa dengan mengibarkan benderadanberbagaispanduk-spandukmenyuarakan aspirasi-aspirasinya. Aksi juga diwarnai dengan ajang teatrikal yang diperankan sejumlah mahasiswa UIN Sunan Kalijaga. Teatrikal tersebut menampilkan orang kaya yang tengah duduk di atas becak. Ia membanggakan sejumlah uang yang dipegang di tangannya kepada orang-orang miskin yang mengiba meminta di sekitar becaknya. Orang kaya tersebut dengan sombongnya menghardik orang-orang miskin. Namun pada akhirnya, orang-orang miskin itu berhasil menggulingkan si orang kaya dari becaknya. “Buruh bersatu tak bisa dikalahkan!” teriak mereka sesudah itu.</p>
<p>Sekitar pukul 12 siang, seluruh massa akhirnya terkonsentrasi di perempatan lampu merah Kantor Pos Besar dan menggelar orasi puncak di sana. Tuntutan yang disuarakan rata-rata sama, yaitu menghendaki kenaikan upah buruh dan menghapuskan sistem <em>outsourcing</em>. Selain itu, ada pula yang menyuarakan agar harga BBM tetap menolak dinaikkan, harga sembako diturunkan, pendidikan gratis untuk anak buruh, dan Undang-undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (UU BPJS) segera disahkan.</p>
<p>“Agar UU BPJS yang mencakup keselamatan kerja buruh dan juga kesehatannya terlaksana mulai 1 Januari 2014,” ujar Sugianto yang tergabung dalam SPSI. Warga Bantul iniberharap pemerintah lebih memerhatikan aspirasi buruh. Senada dengan Sugianto, pegawai PT Delta yang berlokasi di Sleman, Prita, berharap agar tuntutan-tuntutan <em>wong cilik</em> dipenuhi. “<em>Wong cilik </em>itu banyak para pegawai pabrik juga,” kata Prita.</p>
<p>Jurnalis pun termasuk buruh, demikian disuarakan teman-teman pers. Erik Tanjung dari Divisi Serikat AJI menyampaikan bahwa pengertian tersebut artinya jurnalis bekerja pada perusahaan media. Dalam melakukan tugasnya, pekerjaan jurnalis termasuk rentan, berisiko, dan berkebutuhan lebih dalam artian keamanan, sehingga upah yang harus diterima jurnalis harus sepadan dengan keringatnya. “Asuransi kesehatan, cuti hamil, dan lain-lain,” ungkap Erik menyebutkan tuntutan jurnalis pada perusahaan media.</p>
<p>Menurut pengamatan<strong>HimmahOnline</strong>, mayoritas massa aksi lebih didominasi dari mahasiswa. “Tiap fakultas di tempat kami, ada perwakilan untuk aksi menyuarakan aspirasi rakyat yang juga berkoordinasi dengan universitas-universitas lain,” jawab Teddy, salah seorang pelaku teatrikal, ketika ditanyakan mengenai hal ini. Aksi yang dilakukan massa berlangsung lancar dan tertib, tanpa tindakan anarkis. Meski demikian, orasi yang dilakukan di tengah perempatan itu sedikit mengganggu arus lalu lintas. Kendaraan yang lewat dipandu polisi lalu lintas agar berjalan hati-hati, supaya tidak menabrak massa. Penutupan dari serangkaian aksi tersebut ditutup dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya secarabersama-sama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lpmhimmahuii.org/?feed=rss2&#038;p=466</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Save Our Planet</title>
		<link>http://lpmhimmahuii.org/?p=419</link>
		<comments>http://lpmhimmahuii.org/?p=419#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Apr 2012 14:13:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>janker</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sketsa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lpmhimmahuii.org/?p=419</guid>
		<description><![CDATA[Ilustrasi Oleh Bayu Putra Pamungkas]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://lpmhimmahuii.org/?attachment_id=420" rel="attachment wp-att-420"><img class="aligncenter size-medium wp-image-420" title="save world" src="http://lpmhimmahuii.org/wp-content/uploads/2012/04/save-world-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: left;"><strong>Ilustrasi Oleh Bayu Putra Pamungkas</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lpmhimmahuii.org/?feed=rss2&#038;p=419</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anjungan Riwayat mu kini&#8230;</title>
		<link>http://lpmhimmahuii.org/?p=404</link>
		<comments>http://lpmhimmahuii.org/?p=404#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Apr 2012 14:05:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>janker</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sketsa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lpmhimmahuii.org/?p=404</guid>
		<description><![CDATA[Ilustrasi Oleh Metri Niken Larasati]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://lpmhimmahuii.org/?attachment_id=450" rel="attachment wp-att-450"><img class="alignleft size-medium wp-image-450" title="ilustrasi metri" src="http://lpmhimmahuii.org/wp-content/uploads/2012/05/cover-293x300.jpg" alt="" width="293" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: left;"><strong>Ilustrasi Oleh Metri Niken Larasati</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lpmhimmahuii.org/?feed=rss2&#038;p=404</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

